Cantik Tiada Batas

September 27, 2017


Apakah kalian termasuk yang menyukai dan percaya, bahwa kulit putih itu lebih menarik dan secara tidak sadar menginginkannya?


Ya. Aku termasuk orang yang seperti itu. Terutama, aslinya aku terlahir cenderung putih namun apa daya polusi dan realita merubah segalanya #eh. Bagiku, kulit putih itu lebih diminati and I wouldn't lie, having fair white skin menurutku terlihat lebih karismatik. Padahal karismatik, cantik atau tidak, ga diliat dari warna kulit seperti yang pernah dikatakan oleh papaku. Yah namanya juga bocah yang kebanyakan terpapar film Korea, Jepang dan Taiwan mana mau denger sih?

Sampai suatu ketika semakin aku sering bulak balik ke Hong Kong dan semakin pula aku beranjak dewasa aku menyadari sesuatu. Orang Hong Kong itu ya, beda dengan orang China. Kulit mereka cenderung coklat bahkan tan, bukan putih susu. Bagi mereka, kulit tan, coklat atau sering terpapar matahari lebih sehat daripada putih pucat. Yang bikin mereka cantikpun, juga bukan warna kulit mereka melainkan kepercayaan diri mereka and how they treat themselves well. 

Saat aku masih terjun di dunia Fashion pun juga demikian. Saat aku melihat model seperti Kimmy Jayanti dan Dominique Diyose aku semakin yakin bahwa persepsiku yang dulu itu salah besar. Masih banyak orang yang diluar sana, yang tidak berkulit putih namun mereka cantik dan sukses. Cantik fisik itu cuman pemanis, namun semuanya kembali lagi ke diri dan usaha masing-masing. Kalau kamu PD, you'll look beautiful in different level because you're giving some sort of aura. 

Cantik itu tidak sebatas penampilan, but also inner and outer beauty. Percuma kan kalau luarnya cantik tapi dalamnya merasa kurang/ga pede? bagi kamu yang setuju dengan aku, yuk bersama kita dukung campaign dari Clean & Clear ini dan share di social media kamu. Sudah saatnya kita tidak mendefinisikan cantik, bahagia dan sukses dari warna kulit :) 





 photo sign_zpso5nm6vdu.png

0 comments

Subscribe